KOMUNITAS INTERNET DAN INTRANET

The Central Focus is for the Ultimate Benefits

BULETIN Internet

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

INTERNET:   

                     SEJARAH MASA DEPAN

 

Chairman Microsoft, Bill Gates ketika menghadiri World Economic Forum di Swiss yang membahas mengenai peran Internet dalam lima tahun mendatang beberapa waktu yang lalu  menyampaikan pandangannya tentang kekuatan Internet di dunia. “Dalam lima tahun mendatang, Internet diperkirakan akan mengubah peran televisi” demikian pernyataan Bill Gates. Di luar dunia pertelevisian, kini semakin marak konten video online, sebagai gabungan fungsi komputer dan akses internet berkecepatan tinggi. Bill Gates melanjutkan, “Saya terperanjat mengetahui konsumen mulai berangsur tidak menonton pesawat televisi lagi dan mungkin lima tahun lagi orang akan menertawakannya.” Dulu Bill Gates pernah mengemukakan bahwa PC akan mengisi di setiap rumah di dunia…, dan hal itu sekarang telah menjadi kenyataan. Kini apakah pernyataan Bill Gates akan menjadi kenyataan kembali? Kita tunggu jawabannya 5 tahun mendatang.

Gembirakah Anda mendengar berita tentang Internet tersebut? Atau justru merasa terganggu? Tetapi apapun perasaan Anda tentangnya, Internet tetap ada dan berkembang sebagaimana sifat Internet itu sendiri. Kalau kita mau menyambut Internet sebagai apa adanya Internet, kita akan melihat bahwa Internet telah memberikan manfaat yang tidak terbatas kepada masyarakat dunia. Sebaliknya masyarakat kemudian juga akan memberikan manfaat kepada dunia melalui Internet seperti halnya Internet telah memberikannya. Berbagai kemajuan teknologi telah kita saksikan dan rasakan melalui kehidupan sehari-hari, bahwa di balik itu ada ‘visi masa depan’. Ia seperti sejarah masa depan bagi orang-orang yang mengerti dan merekalah yang bisa mengambil manfaat paling banyak darinya. Dalam hal ini kita pun harus juga mengambil manfaat darinya.

“Internet telah membuka sumber-sumber yang tidak terbatas demi menghasilkan manfaat yang tidak terbatas berikutnya”.

 

·    Di masa datang Internet bukan lagi dimonopoli golongan tertentu saja seperti yang terjadi  saat ini. Internet akan menjadi seperti televisi, ada di setiap rumah meskipun rumah yang sangat sederhana. Dengan televisi  orang bisa menonton acara televisi secara gratis, nanti dengan komputer orang bisa menjelajah Internet juga gratis atau setidaknya biayanya murah, karena beban biaya bisa ditanggung secara ramai-ramai sesama anggota jaringan LAN di samping biaya untuk koneksi ke Internet yang memang semakin murah.

·  Pada saat itu terjadi, berarti populasi pemakai Internet sudah sedemikian banyaknya, sehingga diharapkan online business menjadi hal yang biasa, bahkan akan menjadi semacam life style bagi masyarakat kita. Pemakaian Internet yang tersebar luas itu akhirnya akan menciptakan ladang bisnis baru seperti kursus komputer, kursus internet, jasa servis komputer, jasa periklanan dunia maya, dan lain-lain. 

·    Dalam mayarakat yang semakin berkembang dengan pola hidup yang menjadi sedemikian kompleks, e-business atau online business menjadi suatu keharusan dan suatu jawaban pula bagi kebutuhan perkembangan tersebut.

·    Diperkirakan jangka waktu perubahan tersebut tidak akan terlalu lama dihitung sejak hari ini. Walaupun sulit diprediksi secara matematis persisnya berapa tahun itu akan berjalan akan tetapi ramalan Bill Gates itu bisa terjadi dalam jangka waktu yang sangat pendek kurang dari lima tahun ke depan.

·    Mestikah kita melakukan persiapan-persiapan menyambut datangnya perkem-bangan yang hampir pasti terjadi itu?

 

Komersialisasi Internet         

Sumber: Brief History of The Internet

http://www.isoc.org/internet/history/brief.shtml 

 

TCP/IP standard hasil dari proyek riset jaringan yang diselenggarakan oleh Departemen Pertahanan AS diadopsi sebagai milik pertahanan pada akhir 1970-an. Hasil riset Internet akhirnya harus dibagi menjadi dua kelompok masing-masing: pendukung jaringan MILNET hasil akhirnya ditujukan untuk masyarakat militer dan pendukung ARPANET hasil akhirnya ditujukan untuk masyarakat bukan militer.

Pada tahun 1985, Internet telah mapan sebagai teknologi yang mendukung masyarakat luas. Pendukung ARPANET yang mempunyai peran cukup besar setelah itu adalah NSFNET sebuah jaringan yang dimiliki oleh Badan Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat atau US National Science Foundation (NSF) yang melayani keseluruhan masyarakat pendidikan tinggi Amerika Serikat. Pelayanan itu antara lain berupa bantuan koneksi Internet bagi user-user berkwalitas di  kampus. Itu terjadi di tahun 1985.

Sebagai backbone jaringan nasional NSFNET mendukung jaringan-jaringan regional untuk kepentingan penelitian dan pendidikan. Tetapi pada kenyataanya pelayanan yang begitu luas oleh NSFNET ini dimanfaatkan juga oleh sebagian pelanggan non-akademis yang bukan dalam tujuan untuk penelitian dan pendidikan (meskipun pada awalnya mereka adalah pelanggan akademis). Pelanggan-pelanggan non-akademis ini memperluas fasilitas mereka untuk melayani pelanggan-pelanggannya, dan meng-eksploitasi pada hasil perekonomian untuk menurunkan biaya-biaya langganan secara keseluruhan.

Dengan adanya ekses seperti itu, NSF kemudian mengeluarkan peraturan yang disebut dengan "Kebijakan Pemakaian Yang Bisa Diterima” atau Acceptable Use Policy (AUP). Peraturan itu melarang pemakaian Backbone untuk tujuan "bukan dalam mendukung Penelitian dan Pendidikan." Peraturan itu maksudnya untuk membatasi keberadaan lalu lintas jaringan komersial supaya mereka hanya akan bergerak  pada tingkatan lokal dan regional, tidak akan mengarah kepada transport skala-nasional.

Akan tetapi kenyataannya walaupun dibuat peraturan yang membatasi, kesempatan yang ada tersebut tetap merangsang kemunculan jaringan-jaringan pribadi, yang kompetitif, berlangsung lama seperti PSI, UUNET, ANS CO+RE, dan  lain-lain. Proses dari penambahan yang dibiayai-secara pribadi untuk pemakaian-pemakaian yang bersifat komersial kemudian mulai diperbincangkan di tahun 1988 dalam sederetan konferensi yang diawali NSF di Sekolah Pemerintahan Kennedy milik Harvard (Harvard's Kennedy School of Government) dalam "Komersialisasi dan Privatisasi Internet".

Tahun 1988,  laporan dikeluarkan NSF berjudul  "Ke arah suatu Jaringan Research Nasional” - (Towards a National Research Network) sempat mendapatkan perhatian besar dari Senator yang kemudian menjadi wakil presiden, Al Gore dan telah memberikan pondasi jaringan untuk jalan tol informasi (information superhighway) terbesar di masa depan.

 

Tahun 1994, disusul lagi laporan NSF yang baru, diberi judul  "Mewujudkan Masa Depan Informasi: Internet dan Di Selebihnya". Laporan tersebut merupakan dokumen cetak biru evolusi jalan tol informasi (information superhighway) terbesar. Dokumen tersebut mengantisipasi permasalahan-permasalahan kritis tentang hak-hak kepemilikan intelektual, etika, penetapan harga, pendidikan, arsitektur dan peraturan menyangkut Internet.

Kebijakan Privatisasi NSF memuncak pada bulan April 1995, pembiayaan NSFNET Backbone dihentikan. Dana-dana yang sudah masuk ke NSF akhirnya didistribusikan kembali ke jaringan-jaringan regional untuk dijadikan konektivitas Internet berskala-nasional.

 

Backbone telah membuat transisi dari jaringan yang dibangun dari router-router di luar masyarakat riset  menjadi peralatan komersial. Dalam usianya yang 8,5 tahun, Backbone telah tumbuh dari enam titik komputer dengan sambungan 56 kbps menjadi 21 titik komputer dengan sambungan 45 Mbps. Dari situ Internet bertumbuh menjadi lebih dari 50,000 jaringan di seluruh penjuru kelima benua, dengan kira-kira 29,000 jaringan di Amerika Serikat.

 

Akhirnya program NSFNET yang dibiayai $ 200 juta dari 1986 sampai 1995 – harus mengikuti jejak pendahulunya ARPANET yang pada tahun 1990 harus melepas kewenangannya. TCP/IP telah berada dalam posisi yang baik di jalannya menjadi penyangga layanan bagi Infrastruktur Informasi Global.

 

Sekilas Tentang Krisis Dot.Com

Sumber: Creative Industries Faculty, QUT— www.creativeindustries.qut.edu.au

Pada tahun 1994, Internet menjadi perhatian kalayak ramai dengan kedatangan web browser Mosaic dan  World Wide Web. Komunikasi melalui Internet menjadi ramai dan banyak membantu perdagangan di web atau sebutan barunya e-commerce.

Pada kenyataannya memang terbukti bahwa Internet mempunyai jaringan komunikasi pembeli dan penjual, atau pemasang iklan dan para klien melalui cara-cara yang murah. Orang-orang mulai mengenali peluang-peluang yang bisa ditawarkan oleh Internet dan kepanjangannya, investasi-investasi perusahaan online terus meningkat.

Perusahaan-perusahaan online ini telah mengubah bentuk cara menjalankan bisnis. Cara-cara bisnis yang tradisional diubah menjadi perusahaan dengan infrastruktur yang menjangkau pelanggan yang lebih banyak lagi. Perusahaan online bisa memperluas usahanya secara global dengan bantuan Internet. Ditambah lagi, perusahaan-perusahaan online menggunakan teknologi E-commerce untuk mengadakan transaksi bisnis secara online, ‘electronic data interchange (EDI)’  untuk mengadakan interaksi dan komunikasi antara perusahaan-perusahaan misalnya dari supplier ke customer dan dalam jangka panjang E-commerce juga membantu perusahaan-perusahaan online untuk mengurangi biaya produksi dengan mengganti proses-proses bisnis. Kalau tadinya proses bisnis dilakukan dengan kertas sekarang diubah menjadi yang didasarkan pada teknologi Sistem Informasi terbaru (tanpa kertas menjadi dokumen digital misalnya).

Boom dan Crash (Penurunan drastis pasar sekuritas)

Boom dan kejatuhan pasar Internet tak bisa disangkal sebagai satu insiden paling penting di dalam sejarah. Kemunculan yang cepat Internet, memompa peningkatan penanaman modal dalam sejarah yang mengarah kepada suatu kejatuhan, seperti ekspektasi-ekspektasi investor yang membubung melebihi kenyataan di pasar. Para investor gagal meneliti secara menyeluruh industri  dan menanggung konsekuensi dari usaha-usaha online yang dimanage dengan jelek. Suatu investigasi atas industri seharusnya telah mengungkap bahwa model dot.com itu sudah cacat bawaan (bersifat cacat).

Booming saham-saham perusahaan Dot.com di  akhir 1990-an menjadi pertanda akan apa yang disebut oleh dunia usaha sebagai “penggelembungan” atau bubble. “Penggelembungan” terjadi ketika para spekulan mengatakan  saham nilainya  meningkat secara berarti dan memborong sebagai antisipasi meningkatnya harga pasar lebih lanjut. Rahasia umum ini adalah bukti dari “penggelembungan”  Dot.com,  di mana para investor ingin cepat-cepat membeli saham-saham perusahaan yang didirikan di atas pendapatan yang didapat di muka (sudah mendapatkan profit sebelum mengerjakan yang seharusnya) dan beroperasi di perusahaan-perusahaan yang kelebihan tenaga kerja. Pada akhirnya, pendanaan usaha Internet “mari-jadi-cepat-kaya” yang begitu populer itu menyebabkan kematian pasar. Walaupun begitu, tidak ada penjelasan ilmiah atau akademis yang sesungguhnya tentang mengapa sampai terjadi investasi luar biasa berlebihan di dalam , sektor teknologi baru pada waktu itu, atau alasan tentang penanaman modal masa depan seperti itu di tahun 2000.

Tanggal resmi kejatuhan perusahaan-perusahaan Dot.com dianggap pada bulan Maret 2001, setelah nilai saham-saham mereka mulai menurun dengan cepat.

“Penggelembungan” Dotcom memecahkan angka pada 10  Maret  2000, ketika  indeks gabungan NASDAQ mencapai puncak di harga lebih dari 2x nilainya dari tahun sebelumnya. Perusahaan-perusahaan Dotcom seketika diubah dari menjadi asset-asset tidak bisa diberi harga ke modal tidak bernilai. Pembiayaan usaha percepatan 'peralihan Y2K ' juga mendukung ambruknya Dot.com itu.

Kegagalan-kegagalan dot.com berlanjut dengan resesi pasar saham ketika para penanam modal ‘ventora’, dengan tiba-tiba berhenti berinvestasi di dalam perusahaan-perusahaan baru dan tengah memulai pembaharuan.

Sebagian besar  perusahaan yang terpengaruh oleh penurunan drastis pasar  saham itu adalah perusahaan yang membelanjakan uang secara boros dalam upaya untuk menjadi terkenal sebelum bisa menghasilkan untung. Sebagai akibatnya, dari 2000 - 2002 sedikitnya 835 perusahaan Internet tutup atau menyatakan pailit,  245 perusahaan dot.com  telah mememberhentikan sedikitnya 22.155 karyawan. Meskipun begini,  pengecer, perusahaan-perusahaan Internet, Yahoo dan ebay, terhindar dari kejatuhan ini karena implementasi bisnis mereka didasarkan pada perencanaan bisnis yang hati-hati.

 

Kebangkitan

Crash - 'Penurunan drastis pasar sekuritas' Dot.com pada awal abad 21 menghancurkan secara mendasar visi  banyak perusahaan online. Sebagai 'peredam' yang mengurangi goncangan, ada tanda-tanda bahwa pasar sedang mulai berpantul kembali.. Perusahaan-perusahaan online yang ‘survive’ seperti, ebay, Google dan Amazon telah membalikkan arah jalan bagi suatu kebangkitan yang terus meningkat dari perusahaan-perusahaan Dot.com yang dibentuk secara lebih bijaksana dan lebih terstruktur.

Kebangkitan Dot-com  lama dinantikan, karena kekuatan Internet sebagai alat usaha (bisnis tool) tetap masih efektif, kendati sudah terjadinya crash - 'penurunan drastis pasar sekuritas'. Meskipun begitu juga, akibat dari crash  Dotcom menjadi tanda malapetaka dan hal tak pasti di awal kebangkitan pada awal 2001, tapi banyak perusahaan sekarang muncul kembali. Perusahaan yang akan berhasil, adalah mereka yang belajar dari kegembiraan besar pasar  pre-crash dan telah menggantinya dengan model bisnis yang kuat dan strategi-strategi yang inovatif.

Masa Depan Perusahaan Online

Masa depan penanaman modal  Dot.com  merupakan  salah satu yang bagus. Kejatuhan tahun 2000-an tidaklah “menghancurkan’” para wiraswastawan Internet yang baru tapi lebih menginspirasikan fasilitas-fasilitas yang berkwalitas lebih tinggi. Dengan nomor-nomor record penjualan nama Domain  tahun 2004, telah menjadi nyata bahwa kehadiran usaha  di Internet pasti akan terus membaik. Para investor disiapkan untuk fluktuasi pasar yang meningkat dan lebih mereka juga disiapkan untuk memahami  struktur usaha online. Juga, pertumbuhan yang cepat dari tren belanja online dan lelang online dengan  jumlah sangat besar pemakaian Internet di seluruh dunia menyediakan masa depan yang cemerlang bagi perusahaan-perusahaan online untuk mengangkat E-commerce  sebagai strategi pemasaran dan usaha mereka. 

 

 

Lewati Krisis Dot.Com: 

Amazon, Google, Yahoo, Microsoft Kini Berjaya

 

Banyak pembeli peralatan jaringan TCP/IP mengalami masalah di saat awal pemakaian TCP/IP. Penjual hanya bisa menjual tidak bisa memberi solusi. Saat itulah awal saling mempengaruhi antara riset dan komunitas-komunitas komersil (pembeli dan penjual). Para peneliti harus memberi pengarahan berupa pendidikan atau seminar kepada para penjual dan pembeli sampai  mengatasi permasalahan di lapangan.

Jaringan komersil tumbuh di mana-mana termasuk di dalam tubuh komunitas pendidikan tinggi dan riset nasional AS. Tahun 1988 sederetan konferensi membahas masalah komersialisasi Internet diawali oleh NSF  dalam "Komersialisasi dan Privatisasi Internet". Jaring-an komersil akhirnya diijinkan menjadi jaringan nasional di 1995.

Tahun 1994, sebuah laporan berjudul  "Mewujudkan Masa Depan Informasi: Internet dan Di Selebihnya” ("Realizing The Information Future: The Internet and Beyond") telah dijadikan dokumen cetak biru evolusi jalan tol informasi atau Information Super Highway dan mendorong pemakaian Internet secara luas di masyarakat termasuk untuk komersil (Lihat artikel “Komesialisasi Internet”). 

Tahun 2001 terjadi kejatuhan Dot.Com, perusahaan-perusahaan online banyak memgalami kebangkrutan (baca Sekilas tentang Krisis Dot.com).

Ada beberapa perusahaan online tetap bertahan melewati krisis Dot.com: Amazon, Google, Yahoo, Microsoft.  Kini mereka semakin Berjaya dan berkibar di bidangnya masing-masing.

Amazon, Toko Buku Terbesar Di Dunia

 

Amazon.com merupakan perusahaan perdagangan elektronik Amerika yang berkedudukan  di Seattle, Wahsington. Ia merupakan salah satu perusahaan terkemuka yang menjual barang-barang melalui Internet. Jeff Bezos merupakan pendiri dan CEO Amazon.com. Ia sekaligus menjadi  pionir di dalam e-commerce karena pada 1994 ketika ia meresmikan nama Amazon.com masih merupakan tahun permulaan dari arah utama perkem-bangan atau mainstream Internet.

Pada 1995 perusahaan online Amazon.com juga mengalami jatuh bangun, tetapi dari awalnya Jeff Bezos mengetahui bahwa usahanya mempunyai kemampuan untuk berkembang. Suatu saat Bezos berkata kepada seorang pemain kayak (‘avid kayaker’) yang menjadi koleganya demi-kian:

Nanti, kalau Anda datang ke Amazon.com, saya tidak ingin Anda hanya bisa mencari buku tentang kayak. Anda seharusnya juga bisa membaca artikel tentang bermain kayak dan berlangganan majalah-majalah tentang kayak. Anda seharusnya bisa membeli perjalanan khusus untuk main kayak ke setiap tempat di seluruh penjuru dunia di  mana Anda ingin main kayak, dan Anda seharusnya bisa minta diantar ke rumah Anda sebuah kayak. Anda seharusnya bisa berbincang-bincang tentang main kayak dengan pemain- pemain kayak yang lain. Seharusnya bisa melakukan apa saja yang berhubungan dengan bermain kayak, dan hal yang sama berlaku untuk setiap item yang dijualnya.

Itulah visi Jeff Bezos, begitu jelas dan scope-nya luas sekali. 

Pada waktu itu, ia telah mempunyai pandangan yang jauh ke dalam pertumbuhan bisnis melalui Web, termasuk perangkap-perangkap jalan menuju keberuntungan (Saunders, 2001, pp. 1-26). Bezos melihat potensi dari Internet yang tidak dilihat oleh calon-calon pesaingnya. Sebagian besar toko-toko buku di gedung-gedung (brick-and-mortar) hanya bisa menjual sampai 200.000 judul, sedangkan sebuah toko buku online bisa menjual berkali-kali lebih banyak. Karena itu, Bezos memulai keinginannya, ia memperkenalkan Amazon.com Inc melalui Web pada bulan Juni 1995 dan mulai memberikan layanan pada bulan berikutnya. Perusahaan ini mula-mula diresmikan pada tahun 1994 di Negara bagian Washington dan dibentuk kembali badan hukumnya pada tahun 1996 di Delaware. Amazon.com ‘go public’ dengan initial public offering / IPO pada 15 Mei 1997, diperdagangkan melalui NASDAQ  (National Association of Securities Dealers Automated Quotation – stock market electronic  pertama di dunia) dengan menggunakan symbol AMZN.

Ketika Amazon.com pertama kali masuk pasar, tidak ba-nyak saingan di sana dan tidak ada pemain-pemain tradisional yang dominan. Supplier nomor satu, Barnes & Noble, hanya mempunyai sepersepuluh dari pembagian pasar dan tidak berdagang secara online (Saunders, 2001, pp. 1-26). Sementara itu, pada waktu itu ada sekelompok toko buku melalui Internet, termasuk raksasa buku, Barnes & Noble dan toko buku terbesar kedua, Borders, Amazon.com tetap mempunyai kelebihan untuk menjadi yang pertama. Tetapi itu ketika Amazon.com  telah memasukkan ke dalam lini produk barunya seperti CD, video games, pet supplies, komputer software, electronics, dan mengadakan layanan-layanan seperti lelang dan kartu ucapan. Amazon.com menjadikan dirinya mengatasi pemain-pemain dominan yang menjadi lawannya di dalam pasar mereka, baik secara offline, online atau keduanya (Saunders, 2001, pp. 1-26).  Pada awal 1999, Amazon.com telah berubah menjadi pedagang elektronik retail (e-tailer) terbesar de-ngan jumlah pilihan paling banyak di dunia dan pada pertengahan 2001, Amazon.com mempunyai pasar 

sebesar $ 19 milyar melalui investasi dan kerja sama yang dijalankannya, dan juga kesuksesan strategi bisnisnya. Ketika sesuatu tumbuh begitu cepatnya, setiap detik berarti, kata Bezos. Begitulah, pada tahun 1999, Amazon.com melakukan investasi di HomeGrocer.com dan DrugStore.com untuk memperluas pembagian pasarnya. Kemudian, di tahun yang sama Amazon.com bekerjasama dengan Sotheby untuk memperkenalkan Sothebys.amazon.com, de-ngan membawa serta barang-barang seni dan koleksi-koleksi yang dinyatakan asli untuk bisa dibeli melalui lelang. Pada tahun 2001, Amazon.com bekerja sama dengan Borders.com untuk mendukung pembaruan penjualannya. Saat ini Amazon juga memiliki Alexa Internet, Accept.com, Exchange.com, a9.com  (search engine ini memungkinkan para user mencari di dalam text suatu buku termasuk juga mencari text melalui Web), dan Internet Movie Database (IMDb).

Amazon.com bisa dengan cepat naik menjadi retailer terbesar dan paling berpe-ngaruh di Internet karena Bezos mempunyai strategi bisnisnya sendiri. Mudah untuk memunculkan ide-ide tetapi bagian paling sulit adalah menerapkan ide itu sampai jalan, begitu ungkap Bezos. Tetapi Bezos bisa mengisi strategi bisnisnya, termasuk di dalamnya adalah membangun team kerja yang ‘happy’, ‘branding’ situs, mempertahankan pelanggan dengan menawarkan sesuatu yang berguna, membuat jaringan distribusi, mengembangkan aliasi-aliansi strategik seperti juga akuisisi dan sebagainya. Strategi-strategi bisnis  ini telah memberi keuntungan Amazon status kepemimpinan terdepannya sebagai sebuah website dan tentu saja harus membuktikan bisa menghasilkan keuntungan .

 

 

 

 

 

Sumber: Creative Industries Faculty, QUT— www.creativeindustries.qut.edu.au

 

Kalau di dalam wayang namanya Begawan, segala macam pertanyaan penting ditanyakan kepadanya. Kalau di Internet namanya Google. Google, merupakan mesin pencari atau search engine paling populer di dunia de-ngan tingkat penguasaan pasar bisnis search engine mengatasi saingannya Microsoft dan Yahoo. Imagenya terkesan menyenangkan, sampai dengan penamaan kantor pusatnya di Mountain View, California yaitu Googleplex. Image yang menyenangkan ketemu de-ngan ketenaran yang tak terkatakan telah membuat Google simbol budaya.

Ilmu asal kata

Kata ‘Google' punya asal-muasal yang menarik. Pertama dan terutama, nama 'Google' adalah kata mainan  pada 'Googol', yang diciptakan oleh Milton Sirotta, berusia 9 tahun, kemenakan laki-laki dari ahli matematik asal Amerika Serikat Edward Kasner di 1938, untuk me-ngacu bilangan misalnya 1 yang diikuti oleh seratus angka 0. Walaupun diperoleh secara kebetulan, nama itu telah pula ditafsirkan sebagai arti dari gabungan kata "go" dan "ogle". Kemudian lagi, di Inggris istilah slank  untuk “throw a googly” berarti menanyakan pertanyaan yang sulit atau yang tak bisa dijawab.

Dewasa ini,  istilah ‘google' sudah digunakan  dan dikenal sedemikian luas sehingga nama itu sudah memberi arti ke dalam kamus modern seperti yang dikerjakannya. Kamus online, http://www.dictionary.com, menggambarkan ‘google' sebagai kata kerja, berarti ‘mencari informasi di Internet'.

Sejarah Google 

Konsep di balik apa yang dikenal sebagai Google terpikir pada Januari 1996 seperti pemikiran kanak-kanak dari Larry Page and Sergey Brin yang pada waktu itu menjadi mahasiswa PhD di Stanford University. Keduanya bertemu selagi bekerja di ilmu pengetahuan komputer program PhD kira-kira di musim semi/spring 1995. Keduanya tidak saling tertarik pada pertemuan pertama, tapi berubah setelah menemukan satu minat yang sama di dalam Ilmu yang sedang dipelajarinya yaitu tentang cara menemukan informasi keserupaan dari sekumpulan data yang jumlahnya besar. Ketika itu dikenal satu perhitungan matematis untuk menentukan pentingnya satu situs web. Caranya dilakukan dengan menganalisa "back links" atau link-link di belakang yang ditunjuk oleh situs web tertentu. Istilah perhitungan matematis itu kemudian dikenal dengan nama BackRub.

Selama awal-awal usianya Google sebagai BackRub, hanya menempati kamar tidur Larry Page,  dibangun dari satu jaringan komputer yang Page dan Brin peroleh dari masukan-masukan ilmu pengetahuan dari sekolah. Popularitas teknologi baru mulai tumbuh di dalam kampus.

Pada awal 1998, search engine ini tumbuh ke ukuran yang luar biasa, dan Larry Page dan Sergey Brin membeli lebih banyak perangkat keras supaya mereka dapat men-support pertumbuhan lebih lanjut. Masalahnya kemudian adalah tidak adanya dana yang cukup untuk mengembangkan layanannya. Mereka memutuskan mencari investor dan menunda studi PhD-nya dan memusatkan pemikiran untuk menulis sebuah rencana usaha.

Google mulai muncul ketika Page dan Brin mengunjungi Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems dan teman mahasiswa fakultas di Stanford. Setelah demo, Bechtolsheim merasa tertarik, tetapi tidak mempunyai waktu untuk mengikuti sampai mendalam diskusi mengenai layanannya. Ia hanya meninggalkan cek senilai $ 100.000 yang diatasnamakan Google Inc., yang pada waktu itu nama Google Inc. belum ada. Hal ini memberi maksud yang jelas bahwa keduanya harus dengan segera mengurus surat-surat mendirikan perusahaan. Google Inc. secara resmi dibuka pada tanggal 7 September 1998. Perusahaan itu menempati garasi rumah sahabat, dan kantor itu menjadi kantor bagi Page, Brin dan Craig Silverstein, karyawan Google pertama. Saat itu mereka telah menangani 10,000 query setiap hari, dan  mulai memperoleh perhatian media secara luar biasa. Di bulan Pebruari 1999 mereka pindah ke sebuah kantor di jalan University Avenue di Palo Alto untuk mengimbangi bertambahnya jumlah staf, dan akhirnya ke Googleplex, yang menjadi kantor pusat Google sampai sekarang di Mountain View, California.

Teknologi Google

Search engine syarat de-ngan popularitas itu membentangkan kemampuannya untuk menyajikan hasil dari pencarian berupa jawaban pertanyaan-pertanyaan de-ngan sangat cepat dan tepat (University of Minnesota Browsing the Web).

 

Database Google melejit menjadi kumpulan dari 6 milyar buah indeks, termasuk halaman-halaman web, artikel-artikel dan image-image newsgroup. Situsnya menerima hingga 250 juta pencarian sehari, yang sepadan de-ngan perkiraan kasar 18,7 juta jam waktu yang diperlukan untuk membuka halaman situs per bulan.

Penghitungan Ranking Halaman atau PageRank Google, yang disebut pada bagian setelah Larry Page, menganalisa link-link secara berulang-ulang antar situs. Peng-hitungan ini bekerja dengan memberi setiap halaman Ranking Halamannya atau PageRank-nya sendiri yang  ditentukan oleh link ke halaman tersebut, dan seberapa penting hubungan halaman-halaman tersebut. Hal ini membantu menentukan situs-situs yang punya arti penting sebenarnya, dan membuat Google bisa me-ngirim hasil-hasil seakurat mungkin. Situs-situs di web dikumpulkan oleh Googlebot, sebuah Web Crawler yang menarik Internet pergi melalui link-link. Google kemudian membuat satu salinan digital atau suatu cache halaman-halaman yang masih baru atau mencoba mengupdate cache yang masih aktif, menghapus link-link yang tidak berfungsi dan mengubah halaman-halaman yang sudah diubah kesemuanya bekerja di dalam server Google. Tujuan Cache adalah agar link-link yang sudah mati kelihatan meskipun source-nya sudah down dengan sebab apapun. Halaman-halaman tidak lagi berada di dalam cache Google, terus menerus, sekalipun satu fitur itu sa-ngat penting seperti misalnya telah menjadi sumber perselisihan hukum.

Kemampuan Google untuk menangani volume lalu lintas yang sangat besar terletak dalam  arsitektur komputernya yang unik, yang menyebarkan search query ke banyak server yang beroperasi dalam jaringan-jaringan kecil. Query-query disebarkan ke seluruh ja-ringan tergantung pada perkiraan kesamaan sifat fisik user untuk  jaringan tersebut. Menurut sebuah  konsensus dipercaya bahwa Google diperkirakan memiliki 100,000 server, walaupun beberapa perkiraan yang lebih akurat menaksir ju-mlah server itu antara 63,272 mesin hingga 79,112 mesin. Untuk kualitas akhir yang lebih tinggi, Google akan turun dengan kekuatan komputasi handal 316GHz, 448 GHz dengan RAM 158 GB, 224 GB dan 6.180 Tb space hard disk.

 

Google Dewasa ini

Kapitalisasi bursa saham Google sudah sangat me-ningkat dan harga saham sudah lipat tiga dibandingkan dengan harga waktu Emisi Perdana. Di awal 2005 saham yang beredar “shares outstanding” naik 100 juta menjadi 273,42 juta. Seju-mlah 53% dari total saham beredar ditahan menjadi milik perusahaan sendiri selebihnya sebesar 127,70 juta dibuat mengambang.

Juga, pendapatan saham Google hampir 4%, pada 1 Juni 2005, setelah Credit Suisse First Boston menaikkan target harganya di saham menjadi $350. Pada hari itu juga, beredar kabar yang mengusulkan agar Google dimasukkan ke dalam S&P 500 mulai beredar, sebagian karena fakta bahwa ketika perusahaan pertama didaftarkan pada S&P 500 mereka biasanya mengalami peningkatan di dalam harga saham. Pada tanggal 7 Juni 2005, Google dihargai persis di bawah $52 milyar. Hal ini mengukuhkan posisinya sebagai  salah satu perusahaan media terbesar di dunia oleh nilai bursa saham.

Sepanjang 2005, Google telah melanjutkan mengembangkan produk-produk dan alat-alat baru. Pengem—bangan ini termasuk Google Desktop Search, Google Mini biru yang baru, Google Local, dan Google Reader. Produk yang juga disebut adalah Google Earth yang sekitar awal 2008 banyak dipakai di kalangan pemakai Internet.

 

Yahoo! Kini Didatangi Masalah Baru

 

Yahoo! Inc. (NASDAQ: YHOO) adalah satu perusahaan publik Amerika dengan markas besarnya  terletak di Sunnyvale, California, (di dalam Silicon Valley). Ia menyediakan layanan  Internet di seluruh dunia. Barangkali merupakan perusahaan terbaik untuk portal webnya,  search engine, Yahoo! Direktori, Yahoo! Mail, News, dan situs web media sosial dan jasa.  Yahoo! didirikan oleh Jerry Yang dan Daud Filo pada bulan Januari 1994 dan diresmikan  sebagai badan usaha pada 1 Maret 1995.

 

Menurut perusahaan analisis lalu lintas Web (terdiri dari Compete.com, comScore, Alexa Internet,  Netcraft, dan Nielsen Ratings), domain yahoo.com menarik sedikitnya 1.575 milyar pengunjung  tiap-tiap tahun mulai 2008. Jaringan global situs web  Yahoo! menerima kunjungan 3.4 milyar  halaman per hari rata-rata sejak Oktober 2007. Yahoo! adalah website dengan pengunjung kedua  terbanyak di Amerika Serikat, dan pengunjung terbanyak di seluruh dunia.

 

"Yahoo!" adalah kependekan dari "Yet Another Hierarchical Officious Oracle", nama yang  disukai oleh Jerry Yang dan Daud Filo para lulusan Electrical Engineering Stanford  University itu. Yahoo adalah istilah yang mengandung arti seperti orang-orang kasar dalam  suatu ceritera kegemaran mereka.

 

Pada 8 Maret 1997, Yahoo! mengakuisisi perusahaan komunikasi online Four11. Layanan webmail  Four11, Rocketmail, berubah menjadi Yahoo! Mail. Yahoo! juga mengakuisisi ClassicGames.com  dan mengubahnya ke dalam Yahoo! Games. Yahoo! kemudian mengakuisisi perusahaan direct  marketing Yoyodyne Entertainment, Inc. pada 12 Oktober. Pada 8 Maret 1998, Yahoo!  meluncurkan Yahoo! Pager, satu layanan pengiriman message instan yang diubah namanya menjadi  Yahoo! Messenger satu tahun kemudian. Pada 28 Januari 1999, Yahoo! mengakuisisi perusahaan  penyelenggara jasa web hosting GeoCities. Perusahaan lain yang diakuisisi Yahoo! adalah  eGroups, yang berubah menjadi Yahoo! Groups setelah akuisisi pada 28 Juni 2000.

 

Ketika mengakuisisi perusahaan, Yahoo! sering mengubah relevansi pengertian dari layanan.  Sebagai contoh, mereka mengklaim hak kepemilikan kekayaan intelektual untuk seluruh isi di  dalam server-server mereka, tidak seperti perusahaan yang mereka akuisisi. Sebagai hasilnya,  banyak dari proses akuisisi bersifat kontroversial  dengan para pemakai layanan yang ada.

 

 

 

Melewati Krisis Dot-com, Kini Mengalami Masalah Lain

 

 

Saham-saham Yahoo! harganya meningkat dua kali pada bulan Desember 1999. Pada 3 Januari  2000, pada saat tinggi-tingginya harga penggelembungan saham Dot-com (Dot-Com boom), bursa  saham Yahoo! ditutup di setiap waktu seharga $118.75 per saham. Enam belas hari kemudian,  saham-saham di Yahoo! Jepang menjadi bursa pertama di dalam sejarah Jepang yang  diperdagangkan senilai lebih dari ¥100,000,000, mencapai harga ¥101.4 juta ($94,780 pada  waktu itu).

 

Pada 7 February 2000, domain Yahoo! diberhentikan untuk beberapa jam karena Yahoo! menjadi  korban serangan dari penolakan layanan yang tedistribusi (DDOS - distributed denial of  service). Di hari berikutnya, saham-sahamnya meningkat sekitar $16, atau 4.5 persen ketika  kegagalan dituduhkan merupakan kesalahan para hacker bukannya kesalahan internal.

 

Pada waktu penggelembungan dot-com, stasiun berita tv kabel CNBC juga melaporkan bahwa  Yahoo! dan eBay sempat mendiskusikan merger 'fifty-fifty'. Meski merger tidak pernah  diwujudkan, kedua perusahaan masih memutuskan untuk membentuk aliansi pemasaran /  periklanan.

 

Pada 26 Juni 2000, Yahoo! dan Google menandatangani persetujuan yang menetapkan Google tetap  sebagai search engine pilihan pertama world-wide-web untuk Yahoo! mengikuti percobaan  perdananya dalam 1999.

 

Yahoo! adalah salah satu dari sedikit perusahaan Internet yang selamat dari penggelembungan  besar dot-com. Meskipun demikian, pada 26 September 2001, bursa saham Yahoo! ditutup pada  harga terendah selama lima tahun sebesar $4.06.

 

Yahoo! membentuk hubungan-hubungan kemitraan dengan perusahaan penyedia layanan  telekomunikasi dan Internet untuk memperkaya isi layanan-layanan broadband-nya bersaing  dengan AOL.

 

Di akhir tahun 2002, Yahoo! mulai bergerak cepat membuat layanan search engine-nya dengan  mengakuisisi beberapa search engine lain. Dalam bulan Desember 2002, Yahoo! mengakuisisi  Inktomi. Dalam bulan Februari 2005, Yahoo! mengakuisisi Konfabulator dan memberikannya merek  baru Yahoo! Widgets, suatu aplikasi desktop dan pada bulan Juli 2003, Yahoo! mengakuisisi  Overture Services, Inc. dan anak-anak perusahaannya AltaVista dan AlltheWeb. Pada 18  Februari 2004, Yahoo! menjatuhkan pencapaian-pencapaian yang dimotori Google dan kembali  muncul untuk menggunakan teknologinya sendiri menyediakan  hasil-hasil pencarian search  engine.

 

Di tahun 2004, sebagai tanggapan atas release Gmail oleh Google, Yahoo! mengupgrade semua  account Yahoo! Mailnya yang gratis dari 4 MB menjadi 1 GB, dan semua Yahoo! Mail Plus  menjadi 2 GB. Pada 9 Juli 2004, Yahoo! mengakuisisi sebuah penyedia layanan email Oddpost,  untuk ditambahkan ke Yahoo! Mail. Pada 13 Oktober  2005, Yahoo! dan Microsoft mengumumkan  untuk bisa mengoperasikan secara bersama-sama Yahoo! Messenger dan MSN Messenger. Di tahun  2007, Yahoo! mencabut pembatasan pemakaian kapasitas penyimpanan, dengan membiarkan para  pemakai menggunakan kapasitas penyimpanan secara tak terbatas .

 

 

Yahoo! melanjutkan pengakuisisian perusahaan untuk memperluas cakupan layanannya, terutama  layanan Web 2.0. Mengubah Yahoo! Launchcast menjadi Yahoo! MusiC, menciptakan foto sharing  Flickr, kemudian membuat layanan blogging dsb.

 

Pada 27 August 2007, Yahoo! merelease Yahoo! Mail versi baru  yang membuat para pemakai bisa  mengirimkan pesan-pesan segera kepada seluruh komunitas yang tergabung dalam Instant  Messeging (IM) termasuk kepada para pemakai Yahoo! Messenger dan ke handphone.

 

Mengawali tahun 2008, Yahoo! mengumumkan berita buruk selama perjalanan bisnisnya.  Perusahaan itu harus menghentikan 1,000 karyawan karena sungguh-sungguh sudah tidak mampu  menanggung beban akibat kalah bersaing dengan industri pesaingnya Google.

 

Mengakhiri tahun 2008, Yahoo! terpaksa kembali lagi menghentikan 1,520 karyawan di seluruh  dunia ketika perusahaan mengalami kesulitan-kesulitan dalam keuangannya.

 

Sebenarnya antara Microsoft dengan Yahoo! sudah dilakukan penjajagan untuk merger sejak  tahun 2005, dilanjutkan tahun 2006 dan 2007. Tetapi akhirnya tahun 2008 penawaran Microsoft  secara resmi ditolak.

 

Nampaknya Yahoo! masih dalam permasalahan-permasalahan organisasionalnya hingga saat ini.

 

 

KOMUNITAS INTERNET DAN INTRANET:  TRAINING, WORKSHOP & DEVELOPMENT

WWW.ININET.NET

Text Box: Buletin Internet Oktober 2009

INTERNET: 
SEJARAH MASA DEPAN

KOMERSIALISASI INTERNET
SEKILAS TENTANG KRISIS DOT.COM

Lewati Krisis Dot.Com:  

Amazon,
Google, 
Yahoo, 
Microsoft Kini Berjaya





Text Box: TAHUN TERBIT 	:  2009
BULAN			:  OKTOBER

NOMOR		:  PERDANA


Untuk berlangganan BULETIN Internet, Anda cukup mendaftarkan Nama dan E-mail Address Anda ke www.ininet.net ###



DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA
Text Box: E-COMMERCE 
E-LEARNING
E-LIFESTYLE

Komunitas Internet dan Intranet:

Text Box: REKSO TRANSLATOR 
(REL 4)

Beli satu dapat dua LICENSE (bisa diinstall di 2 komputer)
Masih dapat bonus CD Tutorial Internet/Intranet: BISNIS INTERNET INSTAN I senilai Rp. 194.000,-











Harga Satuan Rp. 990.000,-

REKSO TRANSLATOR

(REL 3)

 

· Beli 1 LICENSE dapat potongan harga CD Tutorial Internet/Intranet: BISNIS INTERNET INSTAN I dari Rp. 194.000,- menjadi Rp.95.000,-

· Beli 2 LICENSE dapat bonus CD Tutorial Internet/Intranet: BISNIS INTERNET INSTAN I dari Rp. 194.000,- 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Harga:

1 LICENSE Rp. 650.000,-

2 LICENSE Rp. 1.100.000,-

Nanti, kalau Anda datang ke Amazon.com, saya tidak ingin Anda hanya bisa mencari buku tentang kayak.Anda seharusnya juga bisa membaca artikel tentang bermain kayak, berlangganan majalah….

 

Jeff Bezos,

Pendiri Amazon.com

Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems 

 

Ia hanya meninggalkan cek senilai $ 100.000 yang diatasnamakan Google Inc., yang pada waktu itu nama Google Inc. belum ada

Google, Begawan dari Internet

Text Box: BUILDING WEALTH SEMINAR
20 audio files  about buying license
Text Box: BLACK BELT MARKETING
Learning Guide  -  371 pages
Text Box: MILLION DOLLAR EMAILS
Greatest Moneymaking Emails   215 pages
Text Box: AUTORESPONDER MAGIC
Ultimate collection of Winning Autoresponder Messages  - 519 pages
Text Box: INSTANT INTERNET EMPIRES Website 
Text Box: HTML Editor: Frontpage
Internet/Intranet Environment
BONUS:
Take Online Payment
Building Your Automatic Money Machine dll

Harga Satuan Rp. 194.000,-

ARSIP/DOKUMENTASI:

1. BULETIN Okt 2009

2. Event Okt 2009

Copyright ©2009, Komunitas Internet dan Intranet. All rights reserved
E-mail: info@ininet.net